BENTUK DASAR CANDLESTICK
LONG CANDLESTICK
Deskripsi :
Dalam candlestick, candle disebut panjang dilihat dari bodynya. Ini dikarenakan candlestick menekankan hubungan antara open dan close. Candle disebut panjang tidak ada ukuran pasti namun relatif tergantung candle-candle sebelumnya, yaitu biasanya antara 5 sampai 10 candle sebelumnya.
Psikologi :
Long Candlestick menunjukkan besarnya momentum dari buyer (bullish candlestick) atau seller (bearish candlestick) Long Candlestick yang tidak memiliki shadow atau memiliki shadow kecil disebut dengan Marubozu. Tidak ada atau kecilnya shadow menunjukkan salah satu pihak sangat dominan dalam sesi tersebut.
Arti dari Long Candlestick tergantung pada di mana letak munculnya. Long Candlestick yang muncul searah dengan tren (bullish candlestick pada uptrend dan bearish candlestick pada downtrend) memberikan konfirmasi berlanjutnya trend.
Namun Long Candlestick yang muncul berlawanan arah dengan trend (bullish candlestick pada downtrend dan bearish candlestick pada uptrend) memberikan signal bahwa reversal mungkin terjadi.
Baca Juga: Pengenalan Candlestick
SHORT CANDLESTICK
Deskripsi :
Short Candlestick terjadi ketika open dan close terletak hampir sama sehingga candle tersebut memiliki body yang pendek dan juga memiliki shadow yang pendek atau tidak memiliki shadow sama sekali.
Candle disebut pendek relatif tergantung candle-candle sebelumnya, yaitu biasanya antara 5 sampai 10 candle sebelumnya. Short Candlestick yang tidak memiliki upper shadow disebut Shaven Head. Short Candlestick yang tidak memiliki lower shadow disebut Shaven Bottom. Short Candlestick yang memiliki upper dan lower shadow disebut Spinning Top.
Psikologi :
Short Candlestick mengindikasikan kesepakatan antara buyer dan seller bahwa harga saat ini masuk akal, terutama saat pasar dalam kondisi sideways/konsolidasi.
Short Candlestick yang muncul saat kondisi pasar sedang trend, terutama dengan volume yang lebih besar dari sebelumnya dan terjadi setelah munculnya Long Candlestick, dapat menjadi pertanda bahwa trend dapat berakhir karena adanya pertarungan yang sengit antara buyer dan seller sehingga open dan close tidak terlalu jauh. Saat dalam trend, warna dari Short Candlestick ini tidak signifikan.
Short Candlestick yang muncul sekali tidak terlalu signifikan. Namun Short Candlestick yang muncul berulang kali dalam pasar yang sedang trend menandakan menurunnya momentum yang dapat membuat terjadinya reversal atau pasar bergerak sideways.
DOJI
Deskripsi:
Doji adalah candle dimana open dan close sama atau hampir sama sehingga tidak memiliki body. Doji bervariasi, ada yang memiliki shadow ada yang tidak, shadow ada yang panjang dan ada yang pendek. Doji dengan upper dan lower shadow yang panjang disebut Long-legged Doji.
Doji yang hanya memiliki upper shadow saja disebut Gravestone Doji.
Doji yang hanya memiliki lower shadow saja disebut Dragonfly Doji.
Psikologi :
Doji menunjukkan kebingungan para pelaku pasar ke arah mana harga akan bergerak sehingga harga akhirnya ditutup sama dengan harga pembukaan.
Shadow pada doji juga menunjukkan usaha salah satu pihak (buyer di upper shadow dan seller di lower shadow) untuk menggerakkan pasar namun akhirnya gagal. Kegagalan salah satu pihak (buyer atau seller) atau keduanya berpengaruh pada analisa kita akan trend. Saat doji muncul pada downtrend dan memiliki lower shadow yang panjang menunjukkan seller berusaha membuat harga turun lebih jauh lagi namun gagal sehingga kemungkinan downtrend akan berakhir.
Demikian juga saat doji dengan upper shadow yang panjang muncul saat uptrend menunjukkan buyer berusaha membawa harga naik namun akhirnya gagal sehingga kemungkinan uptrend akan berakhir.



0 Response to "BENTUK DASAR CANDLESTICK"
Post a Comment